Muhammad Hidayatullah, Lc., S.Ag., M.Ag., C.STMI.

Muhammad Hidayatullah, Lc., M.Ag., C.STMI adalah seorang dai, akademisi, dan aktivis organisasi Islam yang dikenal sebagai salah satu pendiri Kesatuan Mahasiswa Tarbiyah Islamiyah (KMTI) serta tokoh muda di lingkungan Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI). Ia dikenal aktif dalam pengembangan dakwah, pendidikan Islam, serta penguatan jaringan intelektual dan kepemudaan di tingkat nasional.

Latar Belakang dan Pendidikan

Muhammad Hidayatullah lahir di Bonjol, Pasaman, Sumatera Barat pada 12 September 1995. Ia memulai pendidikan agama sejak dini di bawah bimbingan ayahnya, Buya Marinas, sebelum melanjutkan pendidikan ke berbagai lembaga pendidikan Tarbiyah Islamiyah di Sumatera Barat.

Pendidikan pesantrennya ditempuh di Pondok Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Koto Tuo Pasaman, kemudian dilanjutkan di Pesantren MTI Canduang Agam. Setelah itu ia melanjutkan studi di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta pada program studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir hingga meraih gelar Sarjana Agama (S.Ag).

Di bidang studi hadis, ia juga menempuh pendidikan di Darus-Sunnah International Institute for Hadith Sciences, lembaga pendidikan hadis yang didirikan oleh ulama hadis Indonesia Ali Mustafa Yaqub, hingga memperoleh gelar Licentiate (Lc.) dalam bidang ilmu hadis. Selanjutnya ia melanjutkan pendidikan pascasarjana di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta pada program Magister Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir hingga meraih gelar Magister Agama (M.Ag).

Selain pendidikan formal, ia juga mengikuti berbagai pendidikan kader ulama dan pelatihan dakwah, di antaranya Pendidikan Kader Ulama (PKU) Majelis Ulama Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Pendidikan Kader Muballigh Koordinasi Dakwah Islam (KODI) DKI Jakarta, serta program Sekolah Dai Pemberdaya CORDOFA Dompet Dhuafa. Ia juga memperoleh sertifikasi trainer dan motivator profesional dengan gelar Certified Spiritual Trainer & Motivator Indonesia (C.STMI).

Aktivitas Dakwah

Muhammad Hidayatullah dikenal sebagai dai muda yang aktif berdakwah di berbagai media dan forum keagamaan. Ia sering diundang sebagai penceramah dalam berbagai majelis taklim, khutbah Jumat, serta kegiatan Peringatan Hari Besar Islam.

Selain dakwah langsung, ia juga aktif berdakwah melalui media massa dan media digital. Ia pernah menjadi narasumber dalam beberapa program televisi nasional seperti ANTV, TVOne, dan Indosiar dalam program-program keagamaan seperti Lentera Al-Qur’an, Cahaya Hati, dan Damai Indonesiaku.

Pada tahun 2023, ia mendapat amanah dari Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai Dai Daerah 3T (Tertinggal, Terluar, dan Terdepan). Pada tahun yang sama, ia juga diundang oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura untuk menjadi imam dan khatib di Masjid KBRI Singapura sekaligus membina spiritualitas masyarakat Indonesia yang bekerja di Singapura.

Peran dalam KMTI

Muhammad Hidayatullah termasuk salah satu tokoh penting dalam proses pembentukan Kesatuan Mahasiswa Tarbiyah Islamiyah (KMTI) sebagai organisasi mahasiswa Tarbiyah Islamiyah di Indonesia.

KMTI sendiri lahir sebagai wadah tunggal mahasiswa PERTI yang merupakan hasil konsolidasi dan penyatuan dua organisasi mahasiswa sebelumnya, yaitu Kesatuan Mahasiswa Islam (KMI) dan Ikatan Mahasiswa Tarbiyah Islamiyah (IMTI). Penyatuan tersebut menjadi tonggak penting dalam sejarah gerakan mahasiswa Tarbiyah Islamiyah karena berhasil menyatukan potensi kader mahasiswa PERTI dalam satu organisasi nasional yang lebih solid.

Dalam perkembangan organisasi tersebut, Muhammad Hidayatullah kemudian dipercaya menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar KMTI periode 2023–2026, memimpin konsolidasi organisasi mahasiswa Tarbiyah Islamiyah di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Aktivitas Organisasi

Selain aktif di KMTI, Muhammad Hidayatullah juga terlibat dalam berbagai organisasi kepemudaan dan dakwah di tingkat nasional. Ia tercatat sebagai pengurus Persatuan Tarbiyah Islamiyah pada bidang Pemuda dan Olahraga periode 2023–2027, serta pengurus pusat Syiar Dai Indonesia periode 2022–2027.

Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum IMTI Jabodetabek, Wakil Ketua Umum organisasi Santri Mendunia Internasional, serta aktif dalam berbagai forum kepemudaan, dakwah, dan dialog lintas agama di Indonesia.

Karya dan Kepakaran

Sebagai akademisi dan penulis, Muhammad Hidayatullah memiliki perhatian pada kajian tafsir, hadis, dan pemikiran Islam. Beberapa karya tulisnya antara lain:

- Konsep Azab dalam al-Qur’an (Kajian Semantik Toshihiko Izutsu)

- Ahadis Shighar al-A‘yun (Takhrij wa Dirasah)

- Ruh dalam Perspektif Tafsir Sufi (Analisis Tafsir Najmuddin al-Kubra)

Selain karya akademik, ia juga aktif menulis di berbagai media keislaman seperti BincangSyariah.com, Islami.co, TarbiyahIslamiyah.id, SindoNews, dan sejumlah platform dakwah digital lainnya.

Melalui perpaduan aktivitas dakwah, kepemimpinan organisasi, dan pengembangan intelektual, Muhammad Hidayatullah dipandang sebagai salah satu representasi dai muda Tarbiyah Islamiyah yang berupaya menghadirkan pemahaman Islam yang moderat, inklusif, dan berorientasi pada penguatan persatuan umat dan bangsa.

Posting Komentar

0 Komentar